Pernahkah kamu membeli suatu barang belanjaan di toko atau supermarket lalu menerima uang kembalian dalam bentuk uang receh? Kemungkinan sering ya, kecuali kamu hanya berbelanja menggunakan kartu debit atau kredit.

Ada orang yang menolak uang kembalian, ada juga yang menerimanya namun dibiarkan berceceran di dompet atau tas sehingga tidak sadar kalau sampai hilang. Uang receh tetaplah uang, dan tentu saja ada manfaatnya meskipun nilainya kecil.

Sebelum melihat manfaat uang receh, ada baiknya kita mengetahui dulu sejarah dari uang receh atau uang logam ini.

Baca Juga : 7 Cara Mendapatkan Uang dari Internet dengan Mudah!

 

Sejarah Uang Logamsejarah uang logam

Dikutip dari Wikipedia, uang logam adalah logam yang digunakan sebagai alat transaksi ekonomi dan biasanya diterbitkan oleh pemerintah. Biasanya uang logam berbentuk bulat meski hal ini tidak selalu demikian. Sebuah uang logam biasanya memiliki dua sisi: sisi yang menampilkan nilai uang yang diwakili dan sisi sebaliknya yang biasanya berbentuk gambar.

Uang logam telah memiliki sejarah ribuan tahun meski tidak diketahui dengan pasti dari mana dan kapan uang logam pertama dibuat. Namun dipercaya ada tiga tradisi yang berbeda:

  1. Tiongkok kuno
  2. India kuno
  3. Yunani kuno

Dan banyak dari peradaban sejarah kerajaan yang semula bermula dari emas,perak dan kuningan menjadi logam.

 

Manfaatkan Uang Receh

Ada beberapa cara untuk memanfaatkan uang receh supaya tidak mubazir, coba simak beberapa cara bijak memanfaatkan kembalian dalam bentuk uang receh berikut:

1. Pilah Berdasarkan Nominalpilah uang receh

Saat mulai menerima banyak uang receh kembalian, luangkan waktu sedikit untuk memilah-milah recehan tersebut, pilah mulai dari pecahan yang terbesar yaitu 1.000 sampai pecahan yang terkecil yaitu 100. Hal ini mempermudah kamu untuk menghitung jumlah uang receh yang telah kamu kumpulkan. Selain itu, hal ini juga akan membantu dan mempermudah kamu untuk melakukan beberapa cara bijak lainnya.

 

2. Media Belajar Anakuang receh untuk ditabung

Salah satu hal bijak yang bisa kamu lakukan adalah menjadikannya media untuk mengajari anak-anak menabung uang receh. Kalau kamu punya anak, adik, sepupu, atau keponakan yang masih kecil, ajari dia menabung uang receh untuk disimpan di celengan. Prinsip menabung lebih baik diajarkan sejak dini kepada anak-anak karena pastinya akan membantu si anak untuk lebih menghargai uang di kemudian hari.

 

3. Tukar Dengan Pengusaha Keciltukar uang receh

Pengusaha kecil seperti pemilik warteg, koperasi, atau minimarket membutuhkan koin receh untuk kembalian. Kalau mereka sering ‘membulatkan’ harga dan tidak memberikan kembalian kepada pelanggan, bisa-bisa mereka akan ditinggalkan karena dianggap tidak jujur oleh para pelanggan.

 

4. Gunakan Untuk Donasiuang receh untuk donasi

Ada banyak orang di sekitar kita yang membutuhkan uang sekecil apapun nominalnya, seperti pedagang-pedagang kecil hingga anak-anak jalanan. Kamu bisa memberikan koin-koin receh tersebut kepada mereka untuk bisa sedikit membantu mereka yang memang membutuhkan uang tersebut.

Baca Juga : Bisa Dicoba, Cara Mendapatkan Uang Tambahan dengan Mudah!

 

5. Untuk Bayar Parkiruang receh untuk bayar parkir

Bagi pemilik kendaraan baik roda dua maupun roda empat, uang receh juga berguna untuk transaksi-transaksi kecil yang sering terjadi di jalan seperti tukang parkir atau khusus untuk pemilik kendaraan roda empat, uang recehan ini bisa diberikan kepada orang yang membantu kendaraan berbelok atau berputar di U-turn. Walaupun bentuknya uang receh, itu sangat berarti bagi mereka, karena dari recehan tersebut mereka bisa mengumpulkan hingga menjadi banyak.

 

6. Tambahan Menabungmenabung uang receh

Pernah dengan peribahasa “sedikit-sedikit lama lama jadi bukit”? Nah, peribahasa tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk uang receh. Sekarang coba bayangkan kasus berikut ini.

Misalkan kamu menerima koin receh kembalian setiap hari sebesar Rp 500. Dalam 1 bulan atau 30 hari, kamu akan mengumpulkan Rp 15 ribu. Berapa jumlahnya dalam 1 tahun? Ya, jumlahnya akan menggunung menjadi Rp 180 ribu. Kalau misalnya Rp 1.000 dalam 1 bulan akan menjadi Rp 30 ribu dan setahun menjadi Rp 360 ribu. Jumlah yang cukup lumayan, bukan?

Meskipun jelas tidak sebesar tambahan dari menabung dengan cara menyisihkan gaji, menabung uang receh ini tetap berguna untuk mempercepat pengisian tabungan kamu. Kalau kamu sedang menabung untuk membeli sesuatu yang sedang kamu butuhkan, mengumpulkan receh merupakan salah satu cara cerdas untuk mempercepat pengumpulan tabungan tersebut.

 

7. Untuk Koleksiuang receh untuk koleksi

Untuk koleksi? Ya, uang receh berbentuk logam bisa juga kamu simpan sebagai koleksi. Uang logam mampunyai salah satu kelebihan yaitu tahan lama, bisa disimpan hingga puluhan tahun lamanya. Selain sebagai kenang-kenangan dan pajangan, uang yang sudah lama yang sudah ditarik atau tidak diedarkan lagi akan mempunyai nilai jual yang tinggi di pasaran, apalagi uang logam yang sudah berusia puluhan tahun, sudah menjadi barang antik yang mahal harganya. Uang logam lama juga seringkali digunakan orang sebagai seserahan unik dalam pelaksanaan pernikahan. Ternyata banyak sekali kan manfaatnya.. Uang logam ini bisa kamu jual untuk tambahan biaya jika kamu membutuhkannya.

Baca Juga : Uang Gratis, Siapa yang Mau? Begini Cara Mendapatkannya!

 

Cashbac Blue Points

Jika diumpamakan sedang menabung uang receh, di aplikasi Cashbac kamu juga bisa melakukannya. Kumpulkan Blue Points yang bisa kamu dapatkan dengan berbagai macam cara, dan Bue Points bisa dipakai untuk belanja lho! Untuk lebih jelasnya kamu bisa klik gambar dibawah ini.


Ternyata uang receh yang seringkali kita buang mempunyai manfaat juga, kamu bisa ikuti beberapa cara diatas untuk melakukannya. Happy Saving!

Get Cashbac on Google Play
Download Cashbac on the App Store