Kamu masih terjebak dengan gaya hidup boros? Sebaiknya segera merubah kebiasaan tersebut sangat merugikan untuk jangka panjang. Salah satu caranya adalah dengan hanya membeli produk yang dibutuhkan saja bukan untuk mengejar gengsi atau hanya sekedar iseng.

Gaya hidup boros sendiri adalah kebiasaan menghambur-hamburkan uang untuk keperluan yang kurang penting misalnya membeli barang tidak dibutuhkan. Perlu diketahui jika hal ini sangat dilarang oleh agama karena dampak buruknya bukan hanya pada diri sendiri melainkan orang lain juga.

Baca juga : Anti Boros, Cek 7 Tips Agar Bisa Menabung Setiap Hari!

 

Contoh Gaya Hidup Boros

contoh gaya hidup boros

Ada banyak bentuk gaya hidup boros yang sering dilakukan oleh masyarakat pada umumnya baik secara sadar maupun tidak. Adanya tren belanja online, disebut-sebut menjadi salah satu faktornya. Ulasan lengkapnya ada di bawah ini:

1. Membeli Barang Saat Ada Promo

Strategi marketing paling sering dilakukan oleh para pebisnis adalah memberi promo pada produknya. Membeli barang promo sering dianggap bisa menghemat pengeluaran, namun tahukah kamu jika hal ini malah bisa mengarah pada tindakan pemborosan?.

Alasannya adalah saat kamu membeli barang promo namun tidak sedang membutuhkannya hanya sekedar tertarik saja, tentu uang yang seharusnya bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan lebih penting akhirnya habis.

2. Sering Membeli Makanan di Luar

Tingkat kesibukan tinggi atau malas masak sering menjadi alasan mengapa seseorang lebih suka membeli makanan di luar. Meski harganya terlihat murah dalam satu makan, jika dihitung-hitung kamu malah bisa menghabiskan pengeluaran besar untuk makan 3x sehari.

Apalagi harga makanan jadi di daerah perkotaan cukup mahal baik menu sederhana maupun mewah. Berbeda dengan memasak sendiri menu makan dalam satu hari, kamu bisa menikmati hidangan enak dengan modal rata-rata.

Baca Juga : 10 Cara Makan Bersama Tanpa Boros, Wajib dicoba!

 

Dampak Negatif Gaya Hidup Boros

dampak negatif gaya hidup boros

Seperti yang telah diketahui, berlebihan dalam suatu hal kebanyakan dampaknya tidak baik termasuk boros dalam menggunakan uang. Agar bisa mengubah kebiasaan tersebut ke arah lebih baik, perhatikan penjelasannya berikut ini:

1. Tidak Memiliki Dana Darurat

Dana darurat perlu disediakan karena tidak jarang muncul kebutuhan mendesak sangat penting misalnya untuk berobat atau membeli perangkat pendukung belajar. Dana simpanan bisa terkumpul jika kamu menerapkan gaya hidup hemat, namun jika boros tentu sebanyak apapun pemasukan maka seluruhnya habis dalam jangka waktu singkat.

2. Hutang Menumpuk

Karena mengejar gengsi, banyak orang rela mengeluarkan dana besar untuk membeli barang yang bahkan tidak dibutuhkan. Sampai-sampai mereka lebih memilih berhutang dibandingkan harus menahan keinginan merugikan tersebut.

3. Menyebabkan Stres

Saat kamu menerapkan gaya hidup boros, kemungkinan memiliki uang simpanan sangat sedikit. Malah seringkali hutang dimana-mana mulai dari keluarga, teman, hingga bank namun tidak ada yang dilunasi sama sekali. Saat seseorang berada pada posisi ini, mereka akan sering was-was dan hidup dalam ketakutan. Alhasil lama kelamaan pikirannya mengalami stres berat.

4. Masa Tua Terancam

Memiliki gaji tinggi tidak akan berarti apa-apa jika seseorang menerapkan gaya hidup boros. Sebab, tidak memiliki tabungan sama sekali mengharuskan kamu tetap bekerja keras di masa tua nantinya. Padahal setidaknya ketika tua harusnya tinggal menikmati hasilnya saja.

5. Merasa Terus Kekurangan

Orang yang hidup boros kebanyakan terus merasa kurang, akibat keinginan untuk membeli sebuah produk baik berupa makanan atau keperluan lain tidak ada hentinya. Pemasukan sebesar apapun menjadi sedikit di mata mereka.

Baca Juga : 10 Cara Berhemat yang Salah, Berujung Pemborosan!

 

Tips Menghindari Gaya Hidup Boros

tips menghindari gaya hidup boros

Terjebak pada gaya hidup boros membuat kamu kesulitan di masa mendatang. Tidak memiliki tabungan dan hutang menumpuk menjadi momok risiko yang kemungkinan akan ditanggung. Supaya dapat meminimalisir efek buruknya, coba lakukan tips-tips di bawah:

1. Bijak dalam Berbelanja

Beli produk yang dibutuhkan saja, jangan melakukan pembelian barang-barang hanya karena suka, kejar diskon, atau untuk memuaskan diri. Mengapa demikian? Alasan terkuatnya adalah kebanyakan barang-barang tersebut malah tidak terpakai dan akhirnya rusak.

2. Biasakan Menabung

Tidak harus besar, kamu bisa mulai menabung dengan nominal kecil misalnya menggunakan uang recehan dari kembalian ketika berbelanja. Seperti kata pepatah, “sedikit-sedikit lama-lama bisa menjadi bukit”, sehingga jika dibutuhkan maka tidak kebingungan lagi karena sudah memiliki dana darurat.

3. Berbelanja Kebutuhan Penting Saat Diskon

Berbeda dengan pembahasan pada sub judul sebelumnya, berbelanja ketika ada diskon ini malah dianjurkan. Catatan pentingnya adalah pastikan barang yang dibeli sangat dibutuhkan misalnya beras, kebutuhan pokok, buku pelajaran, dan sebagainya.

4. Menjalankan Bisnis

Ada banyak bisnis yang bisa dipilih baik seperti laundry, jualan pulsa, membuka toko, jualan jajan, dan membuka tempat cuci motor. Keuntungan yang didapatkan bisa ditabung atau tambahan pemasukan, dengan begitu kamu dapat menabung dalam jumlah lebih besar.

5. Membuat Anggaran Belanja

Dalam praktiknya, masih banyak orang mengabaikan penyusunan anggaran belanja karena dinilai ribert serta membuat bingung. Perlu diketahui, bahkan poin ini malah bisa memudahkan kamu dalam mengontrol pengeluaran serta menyisihkan sisanya untuk ditabung.

Baca Juga : Ini 7 Cara Menghemat Uang Gaji Bulanan, Dijamin Ampuh!

 

Tips Mengatasi Gaya Hidup Boros Jika Sudah Terlanjur

tips mengatasi gaya hidup boros

Apabila sudah terlanjur menerapkan kebiasaan menghambur-hamburkan uang, tentunya akan sulit untuk mengubahnya. Kamu bisa secara berkala meminimalisirnya dengan tips-tips berikut:

1. Ketahui Penyebab Gaya Hidup Boros

Sebelum mengubah kebiasaan pemborosan, cobalah untuk mengetahui apa saja kira-kira yang menjadi penyebabnya. Dengan begitu kamu bisa menghindarinya dan mendapatkan manfaat jauh lebih besar untuk jangka panjang.

2. Berhemat Secara Perlahan

Tidak harus langsung berlaku hemat dalam seluruh bidang kehidupan, kamu dapat memulainya secara perlahan. Pastikan melakukannya secara berkesinambungan meskipun menemukan banyak hambatan.

3. Buat Kebiasaan Baru yang Murah

Cari kebiasaan-kebiasaan yang murah, bila perlu malah menghasilkan meski hanya bermain handphone atau menjalankan hobi. Manfaatkan platform online untuk mendapatkan keuntungan baik berupa hiburan, pemasukan tambahan, serta skil baru.

4. Hindari Godaan

Teman dan pergaulan merupakan faktor utama yang mempengaruhi tindakan pemborosan. Supaya dapat menekan kemungkinan buruk, maka hindari hal-hal yang mungkin bisa menumbuhkan kebiasaan menghambur-hamburkan uang untuk hal kurang penting.

5. Buat Pengingat

Selalu dengar atau baca motivasi untuk bertindak bijak dalam memanfaatkan uang dalam segi keagamaan maupun umum. Kini topik-topik terkait bisa dengan mudah didapatkan melalui platform online.

 

Penjelasan di atas berkaitan dengan gaya hidup boros diharapkan mampu mempermudah kamu dalam mengontrol kebiasaan buruk satu ini. Apabila sudah terlanjur, dapat mengubahnya secara perlahan dengan menjalankan tips-tipsnya serta membiasakan hidup hemat bukan pelit.

Baca Juga : Cara Hidup Hemat Anak Kost Anti Kantong Kering

 

Cashbac Easypay

Kamu bisa lebih efektif dalam menghindari gaya hidup boros dengan menggunakan Cashbac Easypay!

Cashbac Easypay merupakan fitur terbaru dari Cashbac yang memberikan kemudahan untuk berbelanja tanpa ribet dan tanpa biaya apapun yang berlaku di merchant favorit.

Keuntungan Cashbac Easypay adalah:

– Budget Belanja Jutaan
– Tidak Ada Biaya Tambahan Apapun
– Proses Cepat Bebas Ribet
– Bonus Point Rewards

Keuntungan yang tidak akan kamu dapatkan di tempat lain, apply Cashbac Easypay sekarang juga!