Pasca liburan panjang di akhir pekan atau long weekend saatnya kita kembali kepada rutinitas. Tetapi, tidak dipungkiri bahwa long weekend sering kali membuat keuangan kita cukup tertekan akibat bertambahnya pengeluaran pada long weekend untuk liburan atau hanya sekadar membuat akitivitas santai di rumah.

Perencana Keuangan Agustina Fitria menyarankan untuk menata alokasi keuangan sebelum long weekend. Di samping itu tidak ada salahnya kembali mengecek alokasi keuangan setelah long weekend.

Dia mengatakan, Anda bisa membuat prioritas pengeluaran serta memisahkan antara pengeluaran wajib dan pengeluaran yang bisa ditunda.

“Cocokkan dengan kemampuan. Jangan gunakan utang untuk pengeluaran yang tidak wajib atau tidak mendesak,” ujarnya kepada Okezone.

Agustina melanjutkan, sebagai persiapan long weekend agar tidak membebani keuangan di sisa hari sebelum gajian, maka kita bisa mengamati tanggal liburan dan biaya yang dibutuhkan.

Di samping itu, alternatif lain di samping gaji juga bisa diandalkan untuk menambah biaya long weekend. Dengan demikian, setelah long weekend kita masih bisa menggunakan gaji sebagai biaya hidup.

 

“Sebaiknya untuk liburan yang membutuhkan biaya besar, gunakan bonus atau insentif, jadi tidak mengganggu gaji bulanan,” kata dia.
Agustina juga menekankan, untuk tidak memaksakan liburan jika tidak memiliki keuangan yang cukup. Long weekend dapat diisi dengan kegiatan bersama keluarga yang tentunya lebih hemat.

Sebab, jika menggunakan utang, hal tersebut justru akan membebani kita setelah long weekend.

“Jangan memaksakan liburan dengan biaya besar pakai utang jika sepulang liburan malah pusing mikir bayar utang,” tukas dia.

 

Sumber: Okezone.com

 

Get Cashbac on Google Play
Download Cashbac on the App Store