Gigi berlubang yang super menyakitkan dan mengganggu kehidupan sehari-hari bisa menyerang siapa saja – mulai dari anak-anak sampai lansia. Tapi, ada beberapa faktor yang bisa memperparah risiko kamu terkena gigi berlubang atau malah menjadi penyebab gigi berlubang yang utama lho. Selain faktor-faktor seperti usia atau keturunan, penyebab gigi berlubang juga bisa berupa kebiasaan-kebiasaan kita.

Penyebab Gigi Berlubang

Tanpa kita sadari, ada beberapa kebiasaan yang menambah risiko gigi kita menjadi berlubang atau malah menjadi penyebab utama gigi kita berlubang. Berikut 10 kebiasaan penyebab gigi berlubang yang perlu kamu ubah.

1. Terlalu Banyak Mengonsumsi Makanan Manis dan Asam

penyebab gigi berlubang - makanan manis dan asam

Tahukah kamu kalau gula adalah makanan favorit bakteri yang membentuk lubang pada gigi? Menurut Aubrey Sheiham dari University College London, beberapa jenis bakteri perusak gigi seperti Streptococcus mutans dan Streptococcus sorbrinus memproduksi zat asam penyebab gigi berlubang ketika mereka mencerna gula di dalam mulut. Kalau kita semakin banyak mengonsumsi makanan yang mengandung gula – seperti permen, cokelat, selai, atau makanan yang mengandung karbohidrat seperti nasi atau roti – maka bakteri tersebut pun bisa memproduksi semakin banyak zat asam yang pelan-pelan mengikis lapisan gigi dan membentuk gula. Makanan dan minuman dengan kandungan asam yang tinggi seperti jeruk, kopi, atau saus tomat juga berbahaya untuk gigi lho karena zat asam di dalamnya ikut mengikis gigi bersama zat asam yang diproduksi bakteri di mulut. Jadi, ketika kita mengkonsumsi makanan yang manis dan asam terlalu banyak, kita sama saja mempermudah kerja bakteri berbahaya yang membuat gigi kita berlubang.

Cara mengubah: kurangi makanan manis yang kamu konsumsi – terutama makanan dengan pemanis buatan – dan mulai biasakan mengonsumsi makanan dengan nutrisi yang seimbang. Perbanyak juga konsumsi sayuran berserat dan kurangi minum minuman bersoda karena soda biasanya mengandung banyak gula.

Baca juga: Selain Susu, Salmon Hingga Tofu Ternyata Mengandung Kalsium

2. Jarang Menyikat Gigi

penyebab gigi berlubang - jarang menyikat gigi

Menyikat gigi adalah salah satu cara paling gampang untuk membersihkan mulut dari bakteri penyebab gigi berlubang. Ketika kita menyikat gigi, kita membersihkan plak yang dibentuk oleh bakteri di gigi dan juga membersihkan mulut dari bakteri-bakteri itu sendiri sehingga kita mencegah terbentuknya lubang pada gigi kita. Jadi, kalau kita jarang menyikat gigi, bakteri perusak gigi pada mulut pun semakin berkembang dan memproduksi zat asam yang membuat gigi berlubang. Lubang pada gigi juga bisa semakin parah kalau kita juga ngga menyikat gigi dengan pasta gigi yang memiliki flouride – zat yang mirip kalsium dan berfungsi memperkuat gigi kita.

Cara mengubah: pastikan kamu menyikat gigi selama 2 menit 2 kali sehari dengan pasta gigi yang mengandung flouride. Selain itu, jangan lupa juga mengganti sikat gigi setiap 3 bulan sekali atau ketika bulu sikat mulai rusak untuk menjaga kebersihan mulut

3. Kurang Minum Air Putih

penyebab gigi berlubang - kurang minum air

Tahukah kamu kalau mulut kering karena kurang minum air putih bisa membuat gigimu lebih gampang berlubang? Menurut mouthhealthy.org, minum air putih membantu mulut kita memproduksi air liur yang secara alami memiliki kandungan kalsium, fosfat, dan flouride sebagai pencegah rusaknya lapisan gigi. Ketika kita jarang minum air putih, mulut kita pun sulit memproduksi air liur sehingga gigi kita pun kekurangan zat-zat di dalamnya yang membantu melindungi gigi. Ngga cuma itu, kurang minum air putih juga membuat sulit menelan makanan lho sehingga semakin banyak sisa-sisa gula dan asam yang tersangkut pada gigi dan membuat gigi semakin rentan berlubang.

Cara mengubah: biasakan minum air putih sesuai batas minimum yang direkomendasikan per hari, yaitu sekitar 2 liter per hari.

4. Merokok

penyebab gigi berlubang - merokok

Merokok ngga hanya berbahaya untuk kesehatan organ tubuh kita, tapi juga menyebabkan gigi kita lebih rentan terkena berbagai penyakit, termasuk gigi berlubang. Menurut Dr. Wasis Sumartono seperti dilansir dari Kompas.com, baik perokok ringan dan berat sama-sama memiliki risiko sekitar 30% lebih tinggi untuk terkena karies gigi yang menyebabkan gigi berlubang. Ini disebabkan zat-zat pada rokok dan asapnya mengurangi kemampuan air liur untuk menetralisir karies gigi. Air liur yang diproduksi perokok biasanya tidak bisa menetralkan zat asam yang diproduksi bakteri perusak gigi sebaik air liur mereka yang tidak merokok lho, sehingga kamu yang biasa merokok pun lebih mudah mengalami gigi berlubang.

Cara mengubah: stop merokok. Pastikan juga kamu memilih sikat gigi dengan bulu sikat yang kaku dan kuat untuk membersihkan gigi dari noda dan zat-zat yang ditinggalkan rokok dan menggunakan obat kumur.

5. Minum Minuman Beralkohol

penyebab gigi berlubang - minum minuman beralkohol

Minum minuman beralkohol lebih dari 8 gelas per minggu bisa membuat kita berisiko terkena berbagai penyakit lho, termasuk gigi berlubang. Terlalu banyak mengonsumsi alkohol membuat mulut lebih kering dan produksi air liur yang bermanfaat untuk melindungi dan membersihkan gigi berkurang. Selain itu, mencampur alkohol dengan buah yang memiliki rasa asam seperti lemon atau jeruk limau juga bisa menambah risiko gigi berlubang karena buah-buahan tersebut memiliki kandungan asam yang tinggi dan mengikis lapisan gigi kita.

Cara mengubah: kurangi minum minuman beralkohol hingga di bawah tiga gelas per hari atau berhenti total. Lebih baik lagi, ganti kebiasaanmu minum minuman beralkohol dengan minum teh hitam atau teh hijau karena kedua jenis teh ini mengandung zat-zat yang menyerang bakteri perusak gigi.

Baca juga: Tak Hanya Sehat, Minum 5 Jenis Teh yang Bantu Cepat Langsing

6. Menyikat Gigi dengan Cara yang Salah

penyebab gigi berlubang - menyikat gigi salah

Udah sering menyikat gigi tapi gigimu masih berlubang? Kamu mungkin menyikat gigimu dengan cara yang salah. Ketika kita tidak menyikat gigi dengan benar, kita justru membuat gigi lebih rentan untuk berlubang atau terkena penyakit lho walaupun kita sering menyikat gigi. Contohnya adalah menyikat gigi terlalu lama atau menekan sikat gigi terlalu kencang. Menurut healthline.com, menyikat gigi selama lebih dari 4 menit sambil menekan sikat gigi pada gigi secara kasar justru bisa membuat lapisan gigi kita semakin terkikis dan gigi semakin berisiko berlubang. Selain itu, menyikat gigi dari depan justru bisa membuat gigi kita lebih rentan karena gigi yang paling mudah berlubang adalah gigi belakang. Jadi, selain banyak menyikat gigi, hati-hati juga dengan cara menyikat gigimu.

Cara mengubah: Pelajari cara menyikat gigi dengan benar. Mulai dari gigi belakang ke depan dan jangan menggosok gigi terlalu kasar. Pastikan kamu membersihkan sisi-sisi gigi yang digunakan untuk mengunyah, termasuk bagian belakang gigi dan gusi. Bersihkan juga lidahmu untuk mengurangi bakteri perusak gigi.

7. Telat Makan

penyebab gigi berlubang - telat makan

Apakah kamu ngga memiliki jadwal makan yang teratur atau malah sering telat makan karena kesibukan sehari-hari? Hati-hati karena selain merusak fungsi lambung, kebiasaan ini juga bisa membuat gigi kita lebih mudah berlubang. Ketika kita telat makan, produksi zat asam pada lambung kita bisa naik dan merusak berbagai bagian tubuh, termasuk gigi. Kalau zat asam pada gigi bertambah, plak yang menyebabkan gigi berlubang pun semakin mudah terbentuk. Coba bayangkan kalau kita ngga hanya telat makan sekali atau dua kali, tapi hampir setiap hari. Zat asam pada mulut pun semakin banyak dan plak semakin bertambah sehingga gigi berlubang. Jadi, sesibuk apapun kamu, pastikan untuk tetap makan supaya gigi ngga berlubang.

Cara mengubah: pastikan kamu makan dengan teratur dan usahakan tetap menyempatkan diri untuk makan sesibuk apapun kamu hari itu. Kalau perlu, jadwalkan juga jam makan di tengah kesibukan dan ajak orang-orang di sekitarmu untuk makan bareng.

8. Terlalu Sering Makan

penyebab gigi berlubang - terlalu sering makan

Ngga cuma telat makan yang bisa membuat gigimu berlubang, terlalu sering makan juga bisa berbahaya untuk gigimu lho. Hal ini karena di dalam semua makanan yang kita konsumsi pasti ada zat asam, walaupun sedikit. Semakin sering kita makan, maka semakin banyak juga zat asam yang ada di mulut kita. Ngga cuma itu, ketika kita sering makan, mulut kita juga semakin ngga punya waktu untuk menetralisir zat asam pada mulut karena terus-menerus diserang dengan zat asam yang lebih banyak lagi. Jadi, hati-hati juga kalau kamu adalah orang yang sering makan.

Cara mengubah: kurangi kebiasaan makan cemilan di antara jam makan atau ganti cemilan kamu dengan buah dan sayuran yang memiliki kandungan serat tinggi.

9. Makan atau Minum Sebelum Tidur

penyebab gigi berlubang - makan sebelum tidur

Tahukah kamu kalau mulut kita memproduksi lebih sedikit air liur pada malam hari dibandingkan ketika siang? Ketika hari mulai malam, semua fungsi tubuh kita mulai melambat karena tubuh kita seharusnya tidur setelah matahari terbenam, termasuk produksi air liur yang bisa membersihkan dan memperkuat gigi. Karena itu, ketika kita makan atau minum sebelum tidur, mulut kita pun ngga bisa membersihkan sisa-sisa makanan pada gigi sebaik ketika makan atau minum pada siang hari.

Cara mengubah: atur jam makanmu sehingga kamu ngga akan makan terlalu malam, terutama sebelum tidur. Menjelang tidur, hanya konsumsi air putih dan jangan minum minuman manis atau alkohol.

10. Jarang Check-Up ke Dokter Gigi

penyebab gigi berlubang - jarang ke dokter gigi

Ketika kita ke dokter gigi, biasanya kita melakukan berbagai pengecekan dan diberikan perawatan gigi – mulai dari pemeriksaan dengan x-ray hingga pembersihan gigi. Pengecekan dan perawatan inilah yang membantu kita untuk mencegah dan mengatasi gigi berlubang sebelum terlambat karena membuat kita tahu risiko kita mengalami gigi berlubang dan membersihkan gigi dari plak penyebab gigi berlubang. Ketika kita ke dokter gigi kurang dari dua kali dalam setahun, kita sama saja ngga mendapatkan perawatan gigi yang dibutuhkan untuk mencegah gigi berlubang dan bisa membuat gigi kita rusak.

Cara mengubah: pastikan kamu melakukan pemeriksaan di dokter gigi setiap 6 bulan sekali dan minta dokter gigimu untuk mengecek risikomu mengalami gigi berlubang serta merekomendasikan perawatan yang tepat.

Mengatasi Gigi Berlubang Ngga Bikin Kantong Berlubang

Check-up ke dokter gigi seringkali menjadi sesuatu yang kita hindari karena berbagai faktor, mulai dari takut ke dokter gigi, bingung mencari dokter gigi yang dekat, atau karena biaya konsultasi yang mahal. Tapi, sekarang kamu udah ngga perlu lagi menghindar ke dokter gigi karena ada aplikasi Cashbac yang bikin kamu bisa konsultasi atau perawatan tanpa mengeluarkan biaya yang mahal. Dengan aplikasi Cashbac, kamu akan mendapatkan instant cashback untuk setiap transaksi di klinik gigi – baik untuk perawatan atau untuk konsultasi aja. Cara menggunakannya gampang banget: cukup download aplikasi Cashbac di Google Play Store atau Apple App Store, registrasi dengan kartu kredit/kartu debit/e-wallet kamu dan lakukan transaksi dengan Cashbac untuk mendapatkan instant cashback yang bisa kamu gunakan kapanpun selama akun kamu aktif. Jadi, kapanpun kamu mau konsultasi ke dokter di berbagai klinik gigi, seperti Dental House, Cash Dental, dan masih banyak lagi, kamu bisa menggunakan cashback dari Cashbac.

Soal jarak, ngga usah khawatir. Cashbac juga punya fitur nearby yang memudahkan kamu untuk mengecek klinik gigi yang memberikan promo terbaik di sekitar kamu. Supaya gigi berlubang kamu teratasi tanpa kantong berlubang dan kaki pegal karena macet, jangan lupa download Cashbac ya.

Baca juga: Cara Mengatasi Gigi Berlubang dengan Mudah, Tanpa Ribet

Jadi, sebelum kamu mengalami sakitnya gigi berlubang, pastikan kamu mengubah kebiasaan penyebab gigi berlubang ini ya dengan tips dari Cashbac. Jangan lupa menjaga kesehatan gigimu!

Get Cashbac on Google Play
Download Cashbac on the App Store

Disclaimer: informasi dari Cashbac ini tidak menggantikan nasihat medis. Selalu konsultasikan ke dokter Anda sebelum melakukan tindakan lebih lanjut.