Kopi Toraja, merupakan salah satu varian kopi yang paling populer dan memiliki kualitas terbaik yang dimiliki oleh Indonesia. Di samping kopi Gayo dan Luwak, kopi yang memiliki nama latin Celeber Kalosi ini juga dikenal oleh para pecinta kopi dari seluruh dunia. Selain memiliki rasa yang khas kopi ini juga memiliki karakteristik yang unik. Di bawah ini akan ada pembahasan mengenai kopi yang menjadi favorit pecinta kopi dari seluruh dunia tersebut. Mulai dari tempat asal, karakteristik, hingga harga kopi Toraja.

Kopi ini berasal dari Tana Toraja yang berada di provinsi Sulawesi Selatan. Tana Toraja memang sudah dikenal sebagai tujuan wisata yang wajib dikunjungi. Faktanya tempat ini juga sudah ditetapkan sebagai warisan dunia yang harus dijaga dan dilestarikan oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). Tidak hanya terkenal dengan lahan pegunungan dan adat istiadatnya saja, Tana Toraja juga sangat dikenal dengan biji kopinya.

Sebenarnya keberadaan biji kopi ini sudah ditemukan bahkan saat Belanda berada di Indonesia di daerah Sapan. Sapan adalah lokasi pengumpulan kopi Toraja yang berasal dari wilayah di sekitar Tana Toraja. Secara terminologi, Toraja yang berasal dari Bahasa Bugis memiliki arti “orang yang berdiam di datarang tinggi”. Hal tersebut dikaitkan dengan lokasi Tana Toraja yang berada di atas pegunungan dengan rata-rata ketinggian antara 1.000- 1.500 mdpl. Tana Toraja memiliki iklim tropis basah dan curah hujan sedang-tinggi sehingga kondisi tersebut sangat baik bagi tanaman kopi.

Baca Juga : 3 Kopi Susu Kekinian Yang Lagi Hits Di Jakarta

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya bahwa kopi ini adalah salah satu kopi terbaik di Indonesia. Faktanya dilasir oleh Cikopi pada tahun 2012 di salah satu event bernama The 2nd Indonesia Speciality Coffee Auction yang dilaksanakan di Surabaya, kopi Toraja mendapatkan cupping score  tertinggi yaitu 86.29. Tidak hanya itu, kopi Toraja juga dikenal dan menjadi biji kopi paling diminati dan memiliki harga paling tinggi di negara Jepang.

harga kopi toraja

Sumber : kopitop.com

Kopi Toraja Asli

Karakteristik kopi Toraja asli sangat khas, oleh karena itu kopi jenis ini bisa menjadi salah satu kopi terbaik yang dimiliki Indonesia. Dimulai dari bentuk, jenis kopi Toraja asli memiliki warna cokelat tua dengan bentuk biji yang tidak beraturan sehingga kamu pasti akan mudah mengenali biji kopi jenis ini bila disejajarkan dengan biji kopi lain. Selain itu, yang unik dari kopi Toraja asli adalah rasanya yang tidak terlalu pahit.

Kopi ini memiliki rasa fruity dan after taste atau rasa setelah dikonsumsi yang tidak terlalu pahit. Sehingga hal tersebut menjadikan kopi ini berbeda dari varian kopi Indonesia lainnya. Tidak hanya itu, kopi Toraja asli juga memiliki aroma yang sangat khas dan harum bahkan saat kamu baru membuka kemasannya. Hal ini disebabkan oleh tanaman kopi Toraja yang ditanam berdampingan dengan tanaman rempah sehingga menghasilkan aroma yang sangat harum dan nikmat.

Untuk mendapatkan biji yang benar-benar matang dan memiliki warna merah tua yang siap untuk dipanen, kopi ini diolah dengan metode giling basah atau wet-hull method. Setelah itu, kopi disangrai dan akan disimpan selama beberapa hari untuk mengeluarkan kualitas terbaiknya. Setelah melewati beberapa proses tersebut, biji kopi baru dihaluskan dan diolah menjadi kopi yang diinginkan konsumen. Kopi Toraja dapat dinikmati dengan cara apapun sesuai dengan selera.

Baca juga : 10 Cafe Wajib Nongkrong Di Jakarta

Jenis-jenis Kopi Toraja

Pada dasarnya kopi ini terbagi menjadi 2 yaitu kopi robusta dan arabika. Kedua kopi tersebut memiliki rasa yang berbeda, di bawah ini ada sedikit penjelasan mengenai apa itu kopi Toraja robusta dan apa itu arabika.

Kopi Toraja Robusta

Kopi Toraja robusta adalah biji kopi yang memiliki rasa lebih pahit dibandingkan arabika. Hal ini disebabkan oleh kandungan kafeinnya yang mencapai dua kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan varian kopi lainnya. Maka dari itu jenis kopi ini memiliki kandungan antioksidan yang tinggi serta dapat membantu mengurangi risiko terserang penyakit.

Dikarenakan rasanya yang pahit tidak heran apabila kopi jenis ini seringkali digunakan dalam membuat kopi instan espresso dan bahan campuran kopi lainnya untuk menguatkan cita rasa. Meskipun tidak diproduksi sebanyak kopi toraja arabika, namun kopi toraja robusta tetap populer di kalangan pecinta kopi yang menginginkan rasa lebih pahit.

Kopi Toraja Arabika

Biji kopi Arabika lebih banyak digunakan pada biji kopi Toraja. Hal ini disebabkan oleh kontur tanah vulkanis pengunungan Sasean dan juga ketinggian yang sesuai dengan media tanam untuk tanaman kopi Arabika. Seperti yang diketahui, tanaman kopi Arabika harus ditanam pada ketinggian antara 700 hingga 2000 mdpl.

Selain dapat tumbuh dengan subur dan menghasilkan kualitas biji kopi yang baik, tanaman kopi Arabika juga dapat terhindar dari HV atau penyakit karat daun yang dapat merusak kualitas biji kopi itu sendiri. Selain itu, kopi Arabika memiliki rasa yang lebih ringan dan tingkat keasaman yang lebih rendah dari kopi robusta. Sehingga membuat kopi arabika lebih banyak ditanam oleh para petani kopi di Toraja.

kopi toraja

Harga Kopi Toraja

Untuk masalah harga, kopi ini merupakan jenis kopi Indonesia yang memiliki nilai jual tinggi. Hal ini disebabkan oleh kualitas kopi yang sangat baik. Harga kopi Toraja berbeda berdasarkan jenis biji kopinya. Secara umum biji kopi ini terbagi dalam dua pilihan yaitu roasted bean (kopi yang telah disangrai lalu dihaluskan) dan green bean (masih dalam bentuk biji kopi yang segar dan belum diolah).

Untuk roasted bean Arabica, kopi ini tersedia dalam berbagai kemasan diantaranya adalah 250 gr, 500 gr, dan 1 kg.Untuk kemasan 250 gr, harga kopi Toraja memiliki nilai jual sekitar 50 ribu hingga 70 ribu rupiah. Sedangkan kemasan 1 kg dapat mencapai 150 ribu hingga 200 ribu. Sedangkan untuk roasted bean robusta kamu dapat membelinya dengan harga yang lebih murah yaitu sekitar 50 ribu hingga 70 ribu untuk kemasan 250 gr.

Baca Juga : Cafe Terdekat Untuk Kamu Ngopi Dan Dapat Cashback

Varian green bean tersedia dalam ukuran yang lebih besar dengan minimal 1 kg. Untuk varian green bean bisa didapatkan dengan harga 100 ribu hingga 110 ribu per kilogramnya. Masih dalam acara yang sama yaitu The 2nd Indonesia Speciality Coffee Auction pada tahun 2012 kopi Toraja Sapan pernah memecahkan rekor dunia sebagai kopi dengan harga jual tertinggi dalam pelelangan. Saat itu, harganya menembus USD 45 per kilogram atau berkisar 600 ribu rupiah.

kopi toraja sapan

Sumber : lagoscitypost.biz

Minum Kopi Toraja Bisa Dapat Cashback

Setelah membaca beberapa informasi mengenai kopi Toraja di atas pasti kamu langsung penasaran dengan rasa eksotik yang dimiliki kopi ini kan? Tidak usah khawatir, seiring berkembangnya zaman kamu bisa mendapatkan apa yang kamu dapatkan dengan mudah, begitu juga dengan kopi Toraja. Kamu bisa dengan mudah mendapatkan kopi ini melalui internet. Akan tetapi kamu harus siap mengeluarkan uang lebih karena seperti yang sudah dikatakan sebelumnya bahwa kopi Toraja memiliki harga yang cukup tinggi dan kamu harus siap untuk mengolahnya sendiri sebelum diminum.

Nah, untuk kamu yang ingin merasakan kenikmatan kopi khas Indonesia yang diolah secara kekinian sekaligus menghemat kantong, kamu bisa pergi ke SIXTYNINE Coffee dan menggunakan Cashbac sebagai media pembayaran. Dengan menggunakan Cashbac, kamu bisa mendapatkan cashback secara langsung tanpa harus menunggu. Cashback yang kamu dapatkan akan masuk secara otomatis ke dalam saldo akun Cashbac-mu dan bisa digunakan untuk kunjungan selanjutnya di seluruh merchant Cashback.

Dengan begitu, kamu dapat menikmati kopi Toraja yang diolah secara kekinian dan berhemat dalam waktu yang bersamaan. Seru sekali bukan? Yuk download Cashbac di smartphone milik kamu dan dapatkan cashback langsung secara cuma-cuma!

Get Cashbac on Google Play
Download Cashbac on the App Store
CASHBAC FOODFEST - BONUS POINTS 50%