Selain memiliki berbagai tradisi unik Idul Fitri, hal yang paling ditunggu-tunggu ketika momen Lebaran tiba adalah mencicipi ragam makanan khas Lebaran dengan cita rasa yang lezat. Ada banyak hidangan makanan yang kerap kali dijadikan sebagai jamuan di meja makanan saat merayakan Lebaran untuk menyambut sanak keluarga sambil menjalin silaturahmi pada momen yang berlangsung setahun sekali ini.

Baca Juga : 7 Makanan Khas Indonesia yang Menjadi Favorit Dunia!

 

Makanan Khas Lebaran

Makanan yang sangat identik dan wajib hadir di setiap Hari Raya Idul Fitri adalah opor ayam dan ketupat. Biasa dikatakan, hampir semua orang akan menyediakan dua menu tersebut di rumah mereka masing-masing selama Lebaran. Namun, ada juga sajian makanan saat lebaran lainnya dari sejumlah daerah di Indonesia. Apa saja makanan khas Lebaran yang wajib disajikan di berbagai daerah? Simak ulasannya di bawah ini.

Gulai Nangka

makanan khas lebaran gulai nangka

Gulai nangka merupakan salah satu menu andalan saat lebaran dari Medan. Gulai nangka dengan tambahan daging iga sapi umumnya akan disajikan bersama ketupat. Menu ini pastinya menjadi masakan yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat Medan saat merayakan momen Lebaran setiap tahunnya.

Bumbu dan cara membuat gulai nangka ini tentunya hampir sama dengan cara membuat gulai seperti biasanya. Kamu hanya perlu mencampurkan beberapa jenis bumbu masakan, seperti cabai merah, bawang merah, bawang putih, ketumbar, jahe, lengkuas, dan kunyit.

 

Rendang

makanan khas lebaran rendang

Siapa sih yang tak kenal dengan olahan daging khas Padang satu ini? Ya, rendang pastinya tidak boleh dilewatkan sebagai hidangan Lebaran selanjutnya. Olahan makanan satu ini umumnya terbuat dari daging sapi, santan, juga berbagai rempah pilihan. Akan tetapi, rendang juga bisa dibuat dari berbagai bahan lainnya seperti daging ayam, bebek, paru, dan jamur.

Proses memasak rendang tentu akan memakan waktu yang cukup panjang hingga menghasilkan daging berwarna hitam pekat dan tidak memiliki kuah. Dalam suku ruangan, rendang mampu bertahan hingga berminggu-minggu. Untuk rendang yang dimasak secara singkat dan santannya belum terlalu kering biasa disebut dengan nama kalio.

 

Bebek Gulai Kurma

makanan khas lebaran bebek gulai kurma

Saat kamu merayakan momen Lebaran di Aceh, pasti kamu akan menemukan bebek gulai kurma sebagai makanan Lebaran di sana. Jenis makanan ini berisi daging bebek yang dimasak berbagai berbagai jenis rempah dan daun pandan, serai, daun temurui, dan tak ketinggalan kuah santan. Rempah-rempah yang digunakan diantaranya adalah kayu manis, biji pala, cengkeh, dan juga kapulaga. Semua rempah tersebut akan menambah cita rasa dan aroma yang kuat dari olahan bebek gulai kurma ini.

 

Lemang

makanan khas lebaran lemang

Lemang merupakan makanan khas Lebaran yang selalu dijadikan oleh masyarakat Jambi dan sekitarnya. Olahan makanan satu ini terbuat dari beras ketan yang digulung dengan menggunakan daun pisang, kemudian dimasukkan ke dalam bambu panjang dan dibakar hingga matang sempurna. Sebenarnya, lemang sendiri bukanlah masakan tradisional masyarakat Jambi. Hanya saja, jenis makanan satu ini sudah begitu dikenal oleh masyarakat Jambi dan sekitarnya sebagai makanan khas Idul Fitri.

 

Ayam Bumbu Anam

makanan khas lebaran ayam bumbu anam

Berikutnya, ada ayam bumbu anam atau yang bisa dikatakan sebagai opor ayam khas Palembang. Olahan makanan satu ini tentunya wajib disajikan selama hari raya Idul Fitri yang dimakan dengan ketupat. Jika dilihat dari tekstur dan warnanya, ayam bumbu anam lebih mirip seperti gulai daripada opor.

Proses pembuatannya pun tidak begitu sulit, daging ayam yang sudah kamu potong dadu harus direbus terlebih dahulu. Kemudian, dimasukkan ke kuah santan yang kental dengan menambahkan bumbu khas hingga mengeluarkan lemak dan warnanya pun berubah menjadi kuning. Setelah matang, ayam bumbu anam pun siap disantap saat Lebaran.

 

Soto Banjar

makanan khas lebaran soto banjar

Sama seperti namanya, soto Banjar adalah olahan soto khas suku Banjar, Kalimantan Selatan dengan bahan utama daging ayam. Aroma berbagai rempah pilihan seperti biji pala, kayu manis, dan cengkih akan begitu terasa dalam olahan soto Banjar. Meni ini tentunya biasa disajikan saat momen Lebaran tiba.

Dalam proses pembuatannya, kuah soto Banjar sering kali dicampur dengan sedikit susu yang membuat warna kuahnya pun menjadi tidak bening, melainkan cenderung agak keruh. Soto Banjar juga bisa dikatakan sebagai menu Lebaran yang sangat dinantikan oleh masyarakat Banjarmasin setiap tahunnya.

 

Semur Daging

makanan khas lebaran semur daging

Semur merupakan salah satu hidangan daging rebus yang diolah bersama dengan kuah berwarna cokelat pekat. Kuahnya sendiri terbuat dari bawang merah, bawang bombai, pala, serta cengkih yang ditambahkan kecap manis. Menu dari Jakarta ini juga selalu dihidangkan pada saat momen Lebaran sebagai jamuan untuk tamu, keluarga, dan sanak keluarga.

Dalam proses pembuatan semur daging, kecap manis yang terbuat dari kedelai hitam asli merupakan bahan terpenting untuk bisa menguatkan cita rasa dari olahan makanan ini. Selain daging sapi, kamu tentu bisa menambahkan beberapa bahan pelengkap lainnya seperti tahu, telur, tempe, kentang, maupun ikan sesuai dengan selera yang dimiliki.

 

Ayam Gagape

makanan khas lebaran ayam gagape

Kalau di pulau Jawa terkenal dengan sajian opor ayam, maka di Makassar ada sajian menu yang mirip dengan opor. Namanya adalah ayam gagape yang tak pernah absen selama momen Lebaran. Ayam gagape sendiri akan terhidang di meja makan sebagai bentuk jamuan untuk para tamu, keluarga, hingga sanak saudara ketika bersilaturahmi di momen Lebaran.

Menu ayam gagape sendiri terbuat dari ayam yang dipadukan dengan bumbu khas Sulawesi. Makanan khas Lebaran satu ini memiliki kuah yang sedikit lebih kering jika dibandingkan dengan opor ayam. Ciri lain dari ayam gagape sendiri adalah tambahan kelapa parut yang telah disangrai dalai olahannya. Hal ini juga membuat tekstur ayam gagape menjadi lebih berlemak ketika disantap.

 

Ayam Woku

makanan khas lebaran ayam woku

Makanan yang biasa disajikan saat Lebaran berikutnya adalah ayam woku. Olahan ayam yang berasal dari Manado ini dimasak mirip dengan ayam bumbu rujak. Sebab ayam woku sendiri terkenal dengan rasanya yang super pedas karena dicampur dengan rempah pilihan dan bumbu khusus.

Biasanya, ayam woku akan dimasak hingga kuahnya mengental dan sedikit menyusut agar bumbunya meresap dengan sempurna. Pedasnya cabai dan wangi kemangi tentunya menjadi ciri khas dari sajian ayam woku. Agar rasanya semakin nikmat, kamu tentu bisa menyajikan menu ini dengan nasi putih hangat.

Itulah beberapa jenis makanan khas Lebaran yang biasa disajikan oleh berbagai daerah di Indonesia saat momen Hari Raya Idul Fitri tiba. Bagi para perantau yang tidak bisa mudik karena berbagai faktor, tentunya semua makanan tradisional tersebut akan membuat kita merasa rindu dengan suasana Lebaran di kampung halaman.

Selain itu, kamu juga bisa menyajikan beberapa menu di atas agar bisa merasa bosan dengan menu opor ayam dan ketupat saja. Dengan demikian santapan Lebaran pun akan lebih bervariasi dan pastinya sangat menggugah selera dengan cita rasa yang cocok di lidah orang Indonesia. Selamat mencoba!

Baca Juga : 10 Makanan Terenak di Dunia, Bisa Kamu Coba di Jakarta!

 

Tetap Hemat Bersama Cashbac!

Menyambut Lebaran tahun ini ini, ada banyak sekali promo yang bisa kamu dapatkan dari aplikasi Cashbac, diantaranya adalah:

cashback mcdonald's e-voucherE-Voucher McDonald’s 25 Ribu Seharga 1 Point Cashbac


cashback mcdeliveryPromo Bank Ramadan


cashback mcdeliverySahur & Buka Puasa Hemat dengan McDelivery


cashbac kawan lama 75 ribuHemat 75.000 Beli Perabotan


Rewards Menarik dari Bank

Selamat hari Raya Idul Fitri!

Get Cashbac on Google Play
Download Cashbac on the App Store