Menerapkan trik hemat belanja bulanan bukan cuma berlaku untuk ibu rumah tangga. Kamu yang masih lajang dan sudah bekerja atau kuliah dan merantau di kota lain juga harus cerdas mengelola uang untuk memenuhi kebutuhan bulanan. Apalagi pada situasi seperti sekarang saat sebagian besar orang mengalami kesulitan.

Berhemat menjadi salah satu bentuk antisipasi yang akan menyelamatkanmu dari masalah finansial selama masa pandemi Covid-19. Lantas, apa saja langkah yang harus diterapkan untuk mengatur uang bulanan supaya pengeluaran tak mendadak membengkak?

Keuntungan Hemat Belanja Bulanan dibanding Belanja Harian atau Mingguan

Sebelum masuk ke tips hemat belanja bulanan, mari kita bahas dulu sejumlah keunggulan dari rutinitas tersebut. Kamu yang belum terbiasa berbelanja bulanan mungkin bertanya-tanya mengapa kegiatan ini lebih dipilih orang dibandingkan dengan belanja harian atau mingguan. Berikut ini adalah sebagian alasan yang mendasari mereka untuk belanja bulanan.

1. Lebih praktis dalam berbelanjabudget belanja bulanan

Dalam perencanaan, kamu akan lebih mudah menghitung jumlah hingga anggaran belanja yang dikeluarkan untuk kebutuhan selama satu bulan. Nominalnya pasti lebih besar dibandingkan belanja harian atau mingguan, tetapi jauh lebih praktis karena kamu hanya melakukannya satu kali. Kamu pun bisa memanfaatkan sisa waktu untuk kegiatan lain.

2. Memudahkanmu saat butuh sesuatustok makanan bulanan

Menyediakan stok produk dalam jangka waktu tertentu bukan cuma membantumu hemat belanja bulanan, melainkan juga memudahkanmu saat memerlukannya di waktu mendesak. Sebagai contoh, saat kamu butuh teh hangat untuk meredakan mual di malam hari, kamu bisa langsung mengambilnya dari rak dan tak perlu repot pergi ke minimarket.

3. Melimpahnya promo untuk belanja bulanan

promo belanja bulanan

Salah satu alasan yang menarik minat ibu-ibu buat belanja bulanan adalah banyaknya promo yang disediakan. Bentuknya juga beragam, dari diskon, voucher, sampai produk gratis untuk pembelian dalam jumlah tertentu. Kamu yang sedang berhemat selama pandemi pasti terbantu dengan promo saat memerlukan produk dalam jumlah banyak.

4. Mencegah boros belanja

boros belanja
Hemat belanja bulanan juga akan membantu kamu yang punya kebiasaan menghambur-hamburkan uang. Hal ini disebabkan kamu ‘dipaksa’ untuk melakukan pembelian satu kali saja, bahkan untuk produk-produk yang sebenarnya kurang dibutuhkan. Dorongan impulsif untuk belanja pun perlahan akan berkurang dan melatihmu buat memilih prioritas.

5. Harga produk yang lebih murah

belanja bulanan harga lebih murah

Membeli produk dalam ukuran atau partai besar adalah langkah yang bakal membantumu buat berhemat. Dengan kata lain, belanja bulanan akan menekan pengeluaranmu karena harga yang dibanderol untuk produk ukuran besar biasanya jauh lebih murah. Sisa uang belanja yang kamu dapatkan pun bisa ditabung untuk keperluan mendadak.

Baca juga: 6 Cara Hidup Hemat, Wajib Dilakukan Setelah Terima Gaji!

 

Cara Mudah Hemat Belanja Bulanan

Setelah mengetahui berbagai keunggulan, mari kita lanjutkan pembahasan ke cara-cara yang bisa kamu praktikan untuk hemat belanja bulanan di bawah ini!

1. Susun skala prioritas untuk belanjaprioritas belanja bulanan

Skala prioritas akan meringankan bebanmu saat menentukan produk apa saja yang dibutuhkan dan mana yang harus disisihkan. Mulai dari kebutuhan primer seperti bahan baku makanan. Keberadaan produk ini menjadi semakin vital untuk bertahan hidup di tengah wabah Covid-19.

Untuk mengurangi resiko penyebaran virus, pilihlah bahan baku makanan yang tahan lama supaya kamu tak bolak-balik ke pusat perbelanjaan. Jika memungkinkan, kamu dapat pesan bahan baku tertentu dari tukang sayur keliling langganan terpercaya yang akan mengantarkannya langsung ke rumah.

2. Anggarkan dana belanja per bulan

anggarkan dana bulanan

Sudah selesai menyusun daftar prioritas? Lanjutkan dengan mengatur anggaran dananya. Begitu gajimu turun, langsung hitung total uang yang akan dikeluarkan untuk belanja. Hilangkan beberapa produk yang dirasa kurang dibutuhkan apabila anggarannya terlalu besar.

Sebagai patokan, pastikan nominal anggaran yang akan dikeluarkan tak melampaui 50% dari gaji yang kamu terima. Ingat, kamu masih punya keperluan yang harus dipenuhi selain belanja bulanan, dari tabungan hingga investasi untuk masa depan.

3. Tentukan tanggal yang pas untuk belanjatentukan tanggal belanja

Sebagian besar orang biasanya akan belanja bulanan setelah menerima gaji, entah di awal atau akhir bulan. Namun, sepanjang masa pandemi, akan lebih baik kalau kamu menghindari tanggal-tanggal padat untuk mencegah kerumunan di pusat belanja.

Dalam hal ini, kamu mungkin tak bisa dapat promo untuk hemat belanja bulanan. Di sisi lain, belanja saat minimarket atau supermarket sedang lengang mencegahmu dari penularan penyakit. Kamu juga bisa lekas pulang karena tak perlu mengantre dengan pengunjung lain.

4. Berbagi pengeluaran dengan pasanganberbagi pengeluaran dengan pasangan

Kalau kamu sudah menikah dan pasanganmu juga bekerja, ajak mereka untuk berbagi pengeluaran. Langkah ini pun bisa mengontrolmu atau pasangan dari memesan produk yang kurang diperlukan di tengah situasi yang serba tak pasti seperti sekarang.

Yakinkan mereka bahwa berbagi anggaran akan mewujudkan rencana hemat belanja bulanan. Jumlah uang yang masuk tabungan masa depan pun akan semakin besar. Jangan memaksa juga kalau mereka hanya bisa memberikan sebagian kecil penghasilannya.

5. Mengutamakan fungsi ketimbang merekbelanja utamakan fungsi daripada merek

Tak dipungkiri merek akan menentukan kualitas produk yang dibeli. Namun, saat ingin berhemat, alangkah lebih baik kalau kamu mengutamakan fungsi. Memaksakan diri untuk membeli produk dari merek ternama justru akan membuat pengeluaranmu meningkat karena harganya yang mahal.

Pengecualian kalau kamu mau membeli produk mahal untuk penggunaan jangka panjang. Sebagai contoh perangkat elektronik dan peralatan dapur. Produk dari merek-merek yang lebih populer biasanya lebih terjamin, sehingga kamu bisa hemat belanja bulanan.

6. Simpan baik-baik belanjaanmu

simpan stok makanan

Produk seperti makanan dan minuman punya tanggal kedaluwarsa yang harus kamu perhatikan baik-baik. Usia produk tersebut bisa saja memendek karena kamu sembarangan menyimpannya. Jangan sampai uangmu keluar sia-sia karena produk tersebut jadi sampah sebelum sempat dipakai.

Meletakkan produk sesuai anjuran pun secara tak langsung menghemat pengeluaran, sebab kamu hanya membelinya sekali untuk keperluan satu bulan. Penyimpanan yang tepat pun memudahkanmu saat akan mengambilnya dari rak atau kulkas sebelum dipakai.

7. Tekan biaya di luar anggaran belanjatekan biaya belanja bulanan

Jika wabah Covid-19 mendorongmu buat melakukan penghematan besar-besaran, tengok jumlah biaya di luar anggaran belanja. Apakah ada transaksi, produk, atau keperluan lain yang dapat kamu tunda atau hentikan sementara supaya bisa lebih hemat belanja bulanan?

Kalau kamu kebetulan masih diminta bekerja dari rumah, pangkas biaya untuk ongkos transportasi. Hindari juga terlalu sering jasa transportasi berbasis aplikasi online untuk memesan makanan. Kamu bisa akali hal tersebut dengan mencoba resep baru di rumah untuk menekan pengeluaran.

Kamu dapat mengakali belanja bulanan dengan memesan produk secara online. Namun, kalau kamu terpaksa keluar, pastikan untuk selalu mengikuti protokol kesehatan. Kenakan masker dan bawa tisu basah atau hand sanitizer sendiri. Segera pulang begitu kegiatan belanja selesai, lalu cuci tangan atau mandi kalau kamu merasa memerlukannya.

Baca juga: Cara Hidup Hemat Anak Kost Anti Kantong Kering!

 

Hemat Belanja Bulanan dengan Cashbac

Cashbac bekerjasama dengan banyak bank memberikan kamu rewards hingga 60%! Hubungan kartu debit atau kartu debit kamu di aplikasi Cashbac untuk menikmati rewardsnya.

Cashbac dapat digunakan untuk membeli semua kebutuhan belanja bulanan kamu di Alfamart, FamilyMart, hingga Gramedia, ACE Hardware, Informa, dan Drive Thru di McDonald’s.

Semoga informasi ini membantumu hemat belanja bulanan dan bisa bertahan selama pandemi masih berlangsung!

Get Cashbac on Google Play
Download Cashbac on the App Store